Tampilkan postingan dengan label Miniatur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Miniatur. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Desember 2013

Siapa Sangka Miniatur Perang Dunia Ini Adalah Sebuah Komputer


Anda menyukai miniatur terutama mengenai Perang Dunia sekaligus hobi komputer? nah miniatur satu ini pasti akan membuat anda kesengsem berat. Bukan hanya karena detailnya namun karena dibalik miniatur ini adalah sebuah komputer desktop. Kok bisa?



Adalah Hiroto Ikeuchi yang punya ide merubah komputer desktop full tower-nya menjadi laksana laboratorium mini era Perang Dunia II. Namun sebenarnya bukan era Perang Dunia yang menjadi referensi tapi dunia Gundam dan Mecha.


Karya ini dinamakan "Secret Base", anda pasti tidak menyangka kalau komputer ini masih bisa beroperasi normal kan?


Bagian keyboard merupakan bagian dasar dari laboratorium unik dimana terdapat banyak mesin-mesin aneh, bersama dengan tank dan robot Mech.


Tidak lupa di bagian dalam ditaruh miniatur prajurit, pandangan kita seakan-akan sedang melihat film sci-fi dimana para ilmuwan dan tentara menciptakan mesin perang yang canggih.


Para prajurit nampak sedang membahas strategi perang diatas platform yang nampaknya seperti VGA Card.


Di bagian paling atas tower terdapat sebuah kamera SLR yang telah ditelanjangi. Hiroto mengungkapkan ini adalah meriam laser dari laboratorium super rahasia ini.


Saya masih tidak tahu kenapa dia menambahkan landasan peluncuran roket ulang alik dibelakang, mungkin lebih manis jika roket tersebut ditaruh di bagian samping CPU jadi kelihatan seperti roket tersebut siap diluncurkan dari dalam tanah...tapi bagaimanapun juga ini fantasi Hiroto jadi OK next.


Bagian dalam menampilkan elevator untuk naik ke permukaan.


Papan ketik masih bisa digunakan dan uniknya terdapat platform unik.


Bahkan USB Hub pun tampil sangat "militeris"


Jika USB Hub tampil garang seperti itu, begitu juga flash disk-nya tampil bak kendaraan militer.


Mouse tampil bergaya bak sebuah bungker militer.


 

Karena Hiroto tidak membatasi diri pada tema tertentu maka siap-siap saja disajikan scene science Fiction seperti diatas. Ketika prajurit-prajurit sedang merakit benda "entah-apa-namanya. Saya kira Hiroto patut di acungi dua jempol atas karyanya yang tampil sangat detail dan menawan ini, siapa tahu ke depannya muncul karya-karya lain yang lebih gila dari Hiroto ini.

Sumber:

Rabu, 14 Agustus 2013

Anda Tidak Akan Menyangka Foto Pemandangan Alam Yang Sangat Indah Ini Dibuat Diatas Meja

Kali ini kami menghadirkan foto-foto pemandangan alam yang mencengangkan karya Matthew Albanesse. Matthew adalah pekerja seni yang mengkhususkan diri di bidang "table top photography". Oke pasti banyak dari anda yang bertanya-tanya apa itu Table Top Photography, singkatnya TTP adalah seni fotografi dimana obyek fotonya ada diatas meja, dengan kata lain penggemar TTP berkaitan erat dengan diorama, namun kesampingkan bayangan anda tentang diorama yang dibuat asal-asalan. TTP menghadirkan diorama dengan sentuhan efek visual yang canggih sehingga seakan-akan menyerupai aslinya. Lihat saja karyanya dibawah ini.

Matthew Albanese


Matthew Albanese

Siapa sangka foto petir yang dramatis tersebut dihasilkan dari lembar plexyglas gelap yang disorot dengan lampu sinar terang.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Pemandangan diatas dibuat menggunakan kertas perkamen, bulu burung unta yang telah diwarnai, kawat, tali rafia, coklat yang diukir, kopi, dan lumut sintetis.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Diorama terbuat dari bahan katun, Garam, gula masak, kertas timah, bulu & kanvas. Sementara awannya menggunakan cotton ball.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Permukaan air dibuat dari lapisan vinyl, Plexyglass, dan clear Epoxy. Sementara efek cahaya dibuat menggunakan video proyektor yang disinarkan melewati kabut palsu, lensa ditutupi dengan plastik biru. Total ada 11 pencahayaan yang dibuat untuk membuat efek seperti dibawah air.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Diorama yang terbuat dari kaca, plexiglass, nat ubin, lumut, ranting, garam, kanvas dicat & es kering. Air terjun diciptakan dari garam dapur yang jatuh secara perlahan mirip seperti jam pasir.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Diorama terbuat dari wol baja, kapas, peterseli tanah dan lumut

Matthew Albanese

Ladangnya terbuat dari bulu palsu, gunung dari potongan ubin, dan awan dari kapas. Pencahayaan berperan besar disini untuk memberi efek seperti diatas.

Matthew Albanese

Matthew Albanese

Diorama terbuat dari kayu, lumut, glitter kuning, kantong sampah transparan, gula masak, scotch-brite pot scrubber, sikat botol, pasir, ubin grout (di beri pewarna), kawat, kertas dan lampu kuning, merah, dan oranye.


















Sebuah replika bendera Amerika di bulan, permukaan putih kawah terbuat dari debu perapian, batuan dari potongan keramik dan ubin. Sementara foto bumi diproyeksikan ke background hitam.



Diorama terbuat dari nat keramik, kapas, tinta fosfor. Model gunung berapi itu diterangi dari bawah oleh enam bola lampu 60 watt.


Siapa sangka dengan benda-benda yang ada disekitar kita ternyata bisa menjadi sebuah karya seni yang indah. Tertarik dengan "Table Top Photography"?



Sumber:
http://www.treehugger.com/slideshows/natural-sciences/dont-believe-your-eyes-9-must-see-nature-table-top-photograph-making-of/